Senin, 09 Juni 2014

Mengatasi Hutang Luar Negeri

Anggota Kelompok :
1. Fauziah Nisa Aryono
2. Novi Handani
3. Roy Nugraha
4. Savitri Rahmannisa          

Sebelum jatuhnya Orde Baru, Bank Dunia selalu memuji prestasi pembangunan ekonomi Indonesia. Bahkan posisi Indonesia ditempatkan sebagai salah satu negara berkembang yang sukses pembangunan ekonominya, tanpa melihat proses pembangunan itu telah merusak dan menghabiskan sumber daya alam yang ada, dan melilitkan Indonesia pada hutang luar negeri yang sangat besar. Satu hal penting yang dilupakan adalah bahwa semua keberhasilan itu dicapai dengan hutang, sehingga menjadi bumerang ketika Indonesia diterpa krisis pada tahun 1997. Seluruh bangunan ekonomi runtuh, perusahaan-perusahaan bangkrut, pengangguran meledak, kemisikinan meningkat, sementara beban hutang luar negeri semakin berat. Total hutang luar negeri sampai dengan Desember 1998 mencapai US$ 144, 021 milyar, terdiri atas hutang swasta US$ 83, 572 milyar (58,03%).

Dengan total penduduk 202 juta jiwa, beban hutang perkapita mencapai US$ 703 pertahun. Artinya setiap bayi Indonesia yang lahir saat itu sudah memikul beban hutang sebesar US$ 303 atau sekitar Rp. 2.400.000,00 pertahun. Dalam laporan diskusi di harian Kompas, diperkirakan Indonesia baru akan dapat membayar lunas hutangnya setelah 50 tahun. Dengan asumsi jumlah total hutang luar negeri Indonesia pemerintah dan swasta sebesar US$ 140 milyar, untuk melunasinya, rakyat Indonesia harus bekerja 24 jam sehari dengan upah Rp. 10.000,00 selama 50 tahun.

Lalu, bagaimanakah cara mengatasi hutang Indonesia yang saat ini telah mencapai 2000 triliun?
Menurut kami, tidak mudah untuk menjawab pertanyaan ini karna Indonesia bukan tidak mampu untuk mengatasi atau bahkan melunasi hutangnya, hanya saja menurut kami Indonesia belum ingin terlepas dari hutang nya.
Banyak cara yang dapat dilakukan Indonesia untuk mengatasi hutangnya. Pendapat kami agar Indonseia mampu melunasi hutangnya, antara lain :
1.      “NO KKN” ini adalah point terpenting yang harus dilakukan oleh Indonesia. Dengan tidak KKN kita dapat meminimalisir pengeluaran Negara.
2.      Meningkatkan ekspor dan mengurangi impor, menurut kami salah satu cara mengurangi impor dengan melakukan kerjasama antar pulau. Dengan itu maka bila ada satu daerah yang berlebihan bahan pokok dapat menyalurkan bahan ke daerah yang membutuhkan. Cara ini juga dapat menekan atau mengurangi laju inflasi.
3.      Menggali Sumber Daya Manusia dan Sumber Daya Alam tersedia agar dapat dimanfaatkan dengan baik.
4.      Meningkatkan Pendapatan Negara, dengan penghematan pengeluaran serta peningkatan pemasukan dari pajak, laba BUMN dan sumber lainnya serta bangga akan produk dalam negeri.
Solusi yang paling sederhana untuk mengatasi utang luar negeri adalah dengan mengoptimalkan restrukturisasi utang, khususnya melalui skema debt swap, di mana sebagian utang luar negeri tersebut dikonversi dalam bentuk program yang berkaitan dengan pemberdayaan masyarakat, pemeliharaan lingkungan, dan sebagainya. Selain itu, perlu mengoptimalkan upaya meminta pemotongan utang atau meminta pembebasan utang dengan memberi alasan logis dengan disertai fakta-faktanya. Perbaikan ekonomi dapat ditempuh dengan keterpaduan antara reformasi moral para pelaku bisnis, penyelenggara negara dan perubahan struktur ekonomi yang efisien. 


ARTIKEL

Shahrukh Khan

Kesukaan saya adalah semua yang berbau tentang india yaitu seperti film, lagu, aktris dan aktornya. Terutama filmnya itu yang dibintangi oleh Shahrukh Khan. Menurut saya setiap peran yang ia mainkan saat berakting itu berkarisma, benar-benar bagus, total dan sangat professional dan tidak ada tandingannya dengan aktor-aktor Bollywood lain. Shahrukh Khan lahir di New Delhi, 2 November 1965. Lahir dari sebuah keluarga muslim, Shahrukh berarti "Muka Sang Raja". Ayahnya Taj Mohammed Khan adalah seorang pejuang kemerdekaan India. Sedangkan ibunya Lateef Fatima seorang anak angkat dari Jenderal Shah Nawaz Khan. Dilahirkan dengan nama yang berarti Muka Sang Raja, Shahrukh Khan pun ternyata berhasil menjadi salah satu orang terkenal sejagad. Shahrukh Khan menikah pada tanggal 25 Oktober 1991, menikah dengan Gauri Chibba berasal dari Delhi. Sebagai seorang muslim yang menikah dengan seorang wanita Hindu, ia dan istrinya menggabungkan kedua latar belakang agama ke dalam pendidikan anak-anak mereka. Mereka mempunyai dua orang anak, seorang putra yang bernama Aryan Khan (1997) dan seorang putri bernama Suhana Khan (2000). Gauri Khan pernah menjadi pembawa acara mingguan ‘Hindi Music Countdown’ untuk saluran musik pada tahun 1990-an. Gauri muncul di sampul Vogue India edisi Januari 2008.
    



Shahrukh Khan menjadi salah satu pesohor yang selalu mengagungkan persabahatan. Dia juga dijuluki sebagai King Khan, SRK, The Badshah of Bollywood, Shahrukh, The King of Bollywood. Khan adalah sosok yang mampu mewakili kesuksesan Bollywood menggantikan tokoh generasi sebelumnya, Amitabh Bhachchan. Shahrukh Khan menjalani kuliah S-1 di jurusan ekonomi pada sebuah universitas di India, dan S-2 komunikasi pada sebuah Universitas Islam di India. Memulai debutnya sebagai aktor sejak masih duduk di bangku kuliah .  Minat Shahrukh Khan pada seni peran mulai muncul saat ia kuliah di Mass Communications di Universitas Jamia Millia Islamia. Ia mulai muncul ke industri hiburan sekitar tahun 1988 saat membintangi film televisi berjudul Fauji. Sejak saat itu, Shahrukh Khan mulai sering muncul dalam film-film televisi termasuk Circus pada tahun 1989.



 Shahrukh Khan mulai membintangi film layar lebar sekitar tahun 1992 dalam film berjudul Deevana. Film pertama Shahrukh Khan ini sempat menjadi box office dan melambungkan nama Shahrukh Khan ke jajaran aktor-aktor Bollywood yang diperhitungkan. Dan setiap film yang dibintangi oleh Shahrukh Khan pasti laku keras (laris) dan banyak orang  yang ingin menonton film tersebut terutama orang orang yang sangat mencintai film India. Yang pernah saya baca disuatu artikel  salah satu film fenomenal yang membuatnya makin dikenal seluruh dunia yaitu film Kuch Kuch Hota Hai. Film-film yang dibintangi Shahrukh Khan yang pernah saya lihat adalah Yes Boss, Dil To Pagal Hai,  Dil Se, Mohabbatein, Devdas, Chalte Chalte, Kal Ho Naa Ho, Veer Zaara, DON,  Josh,  DON 2, Chak De India, Rab Ne Bana Di Jodi, My Name Is Khan, Re One,  Kabhi Alvida Na Kehna, Main Hoon Na, Kabhi Khushi Kabhie Gham, Asoka, Phir Bhi Dil Hai Kindustani, Jab Tak Hai Jaan, Chennai express, Billu Barber. Selain menjadi  aktor Shahrukh Khan juga adalah seorang produser film dan pembawa acara. Shahrukh Khan juga sampai saat ini saja tak kurang dari 59 penghargaan sudah diraihnya termasuk dari Filmfare Award, Star Screen Award, International Indian Film Academy Award, Zee Cine Award, Bollywood Movie Award, Global Indian Film Award, dan Apsara Film & Television Producers Guild Award.  Namun jika ditanya kuncinya, mendapatkan kesuksesan, Shahrukh selalu menyebutkan dua hal yang paling penting, kerja keras dan menjaga persahabatan. Kerja keras yang disebut-sebut sebagai kunci bahkan sering kali meminta korban pada tubuhnya sendiri. Tak jarang Shahrukh harus mengalami kesakitan akibat kecelakaan saat syuting.

 Itulah sedikit yang saya ketahui tentang aktor Bollywood idola saya Shahrukh Khan. Semoga dapat memberikan informasi bagi sang pembaca terutama yang ngefans dengan Shahrukh Khan. Mohon maaf jika ada kata-kata yang salah, kurang dimengerti dan terimakasih :)

Kamis, 29 Mei 2014

SOFTSKILL

Softskill adalah suatu  keterampilan, bakat, dan kemampuan yang telah ada pada setiap individu, untuk dapat mengembangan perasaan positif, selalu dan bisa untuk berfikir positif dan mempunyai kebiasaan positif yang selalu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik untuk kepentingan diri sendiri maupun untuk orang lain.

Saya pernah membaca disuatu blog yang isinya “Kesuksesan seseorang tidak ditentukan semata-mata oleh pengetahuan dan kemampuan teknis (hard skill) saja, tetapi lebih oleh kemampuan mengelola diri dan orang lain”.

Pengalaman saya belajar mata kuliah softskill itu menyenangkan. Softskill menurut saya merupakan mata kuliah yang gampang tapi sulit. Maksudnya yaitu gampang jika kita mengerti dengan  materi dan tugas yang diberikan oleh dosen, dan sulitnya saat tugas yang sudah kita angap benar dengan tulisan yang kita buat di blog ternyata salah dan tidak sesui dengan tugas yang diberika. Mata kuliah softskill dapat melatih kemampuan kita seperti kemampuan berkomunikasi, memecahkan masalah, berhubungan dengan orang lain, pengambilan keputusan.

Minggu, 04 Mei 2014

Industrilisasi

Data atau Statistik suatu Industrilisasi
Anggota Kelompok :
1. Fauziah Nisa Aryono
2. Novi Handani
3. Roy Nugraha
4. Savitri Rahmannisa
Data/Statistik Industrilisasi Dalam Bidang Kelautan dan Perikanan.

Upaya Pemerintah melalui Kementrian Kelautan dan Perikanan untuk Memacu Nilai Tambah Sektor Perikanan di Indonesia.
       Wajar saja upaya dilakukan di tengah-tengah berkurangnya penerimaan devisa terutama dari sektor migas. Apalagi bila dilihat dari potensi kekayaan sumber daya alam di sektor kelautan dengan luas lautan yang mencapai 5,8 juta km persegi dan panjang garis pantai 95.181 km. Persoalannya, potensi perikanan itu belum dilakukan secara optimal.
        Indikator itu bisa terlihat dari kapasitas pabrik pengolahan perikanan yang kini hanya di bawah 70% dari pengolahan ikan yang berjumlah 523 unit pengolahan ikan -147 unit pengolahan udang dan 376 unit pengolahan non udang. Misalnya di sektor pengolahan udang, dari 147 unit pengolahan udang hanya mampu memproduksi 565.624 ton. Kondisi yang sama juga terjadi pada pengolahan ikan. Bahkan, utilitas pengolahan ikan cakalang hanya mencapai 40%.
         Yang menjadi salah satu kendala industri itu adalah daya saing produk di pasar global. Produk pesaing seperti dari India atau Thailand kini mulai mengancam produk Indonesia. Meskipun banyak kendala yang menghadang industri perikanan, pelaku di komoditas ini tetap memiliki optimism bahwa industri itu tetap prospektif.
       Menurut Direktur PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk Herman Sutjiamidjaja “berbeda dengan perikanan tangkap seperti tuna, cakalang, tongkol, tenggiri dan jenis ikan tangkap lainnya relatif lebih menguntungkan meskipun tetap ada kendala berupa populasi ikan yang semakin menipis, illegal fishing dan sebagian besar nelayan tradisional hanya menggunakan armada kapal ukuran kecil. Biaya produksi pengolahan perikanan tangkap lebih kecil dibandingkan dengan biaya produksi pengolahan perikanan budidaya (udang)", jelasnya.
Dibawah ini adalah data/statistik Perkembangan Produksi ikan di Indonesia mulai tahun 2006-2012.
                                


          Apa solusi dari keterbatasan-keterbatasan itu terutama menyangkut optimalisasi industri? Solusi yang paling tepat tentu dengan menggenjot produksi ikan dengan melibatkan nelayan tradisional. Namun, nelayan -mencapai 2,2 juta orang harus dibina lebih baik lagi sehingga industri juga bisa tetap memaksimalkan kapasitas produksinya. Persoalan illegal fishing juga harus menjadi perhatian pemerintah. Betapa tidak kapal-kapal ikan asing kini masih leluasa mengeruk kekayaan laut Indonesia selain tidak dimungkiri ada perilaku pengusaha ikan yang menjual langsung tangkapannya ke luar negeri tanpa terlebih dahulu mendarat di pelabuhan perikanan.
           Pemilihan komoditas yang berdaya saing dengan fokus ke produk seperti udang, ikan nila, bandeng, patin juga bisa menjadi strategi untuk menuju pemain utama perikanan dunia, tidak hanya menghasilkan ekspor senilai US$3,3 miliar. Rencana Kementerian Kelautan dan Perikanan merevitalisasi tambak udang di Pantai Utara (Pantura) Jawa seluas 135.000 hektar -dari total luas sekitar 800.000 hektar- secara bertahap mulai tahun 2012 juga patut diapresiasi meskipun untuk merealisasikannya tidak mudah.
           Seperti disampaikan oleh Sharif Cicip Sutardjo, Menteri Kelautan dan Perikanan “potensi tambak di Pantai Utara Jawa sangat luar biasa. Persoalannya, sebagian besar masih dikelola secara tradisional sehingga perlu direvitalisasi. Sudah menjadi tugas pemerintah juga bagaimana pelaku industri perikanan bisa dijembatani untuk memperoleh pendanaan. Tanpa dukungan pendanaan, mimpi menjadikan industri perikanan sebagai salah satu industri unggulan untuk pengerek devisa tentunya sulit terealisasi.”

Data/Statistik Industrilisasi dalam bidang Pertambangan (Batubara)

           Dalam sepuluh tahun industri Batubara telah memainkan peran yang sangat penting bagi perekonomian Indonesia. Batubara merupakan salah satu energy alternatif yang memiliki pertumbuhan yang sangat pesat, baik dari segi produksi maupun ekspor. Industry ini memberikan sumbangan yang besar terhadap penerimaan negara yang jumlahnya selalu meningkat dari tahun ke tahun.
Pada tahun 2004 penerimaan negara dari sektor Batubara mencapai 2,57 triliun rupiah dan 5 tahun kemudian pada tahun 2009 penerimaan negara dari sektor ini telah mencapai lebih 20 triliun rupiah.
Indonesia adalah Negara pengekspor terbesar kedua setelah Australia , menurut data yang diperoleh dari Biro Pusat Statistik sejak 2001 hingga 2009 produksi dan ekspor Batubara di Indonesia terus meningkat . Pertumbuhan Produksi dan ekspor Batubara dapat dilihat dari tabel dibawah ini .


Sebagian besar produksi batubara di Indonesia atau sekitar 73% di ekspor diekspor ke luar negeri, sisanya sekitar 27% dikonsumsi didalam negeri . Negara tujuan ekspor batubara di Indonesia Jepang. Taiwan, Korea, China, dll. Pada tahun-tahun selanjutnya Indonesia diperkiran mampu memproduksi batubara lebih tinggi dari target pemerintah yang hanya 250 juta ton.

Perbandingan dari kedua sektor
          Jika dilihat dari sektor (Kelautan dan Pertambangan batubara) diatas,sektor pertambangan batubara tumbuh lebih pesat dibanding sektor perikanan, keuntungan dari sektor batubara bagi Indonesia jelas lebih memberikan keuntungan yang lebih besar. Namun, 2 sektor industrilisasi ini memiliki potensi yang sangat tinggi untuk memajukan ekspor dalam negeri demi memajukan pertumbuhan perekonomian Indonesia. Meskipun dalam bidang Kelautan dan Perikanan masih memiliki banyak hambatan, Indonesia harus tetap optimis terhadap pertumbuhan produksi dan ekspor bidang perikanan. Namun tidak dapat dipungkiri, untuk mencapai perekonomian Indonesia agar lebih baik diperlukan campur tangan dan dukungan dari pemerintah Indonesia sendiri. 

Sumber : 



Sabtu, 26 April 2014

PERUSAHAAN YANG MEMBANTU PERKEMBANGAN INDONESIA


PT. PANASONIC LIGHTING INDONESIA
Panasonic Lighting Indonesia adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang pembuatan bola lampu dengan berbagai model dengan merek dagang Panasonic/National (sebelum tahun 2008). Perusahaan yang didirikan pada tanggal 16 September 1996 ini merupakan sebuah perusahaan PMA (Penanaman Modal Asing) yang 100% modalnya dimiliki oleh Matsushita Electric Corporation (MEC) dan Matsushita Electric Industrial Co.Ltd (MEI). Induk perusahaan PT. Panasonic Lighting Indonesia ini adalah Matsushita Electric Industrial Co.Ltd (MEI) yang didirikan oleh Konosuke Matsushita pada tanggal 7 Maret 1918 di Jepang dengan jumlah karyawan 90.000 orang. Perusahaan MEI bergerak dalam bidang produksi alat listrik dan peralatan electronik rumah tangga. Pada tahun 1952 PT. MEI mendirikan anak perusahaan dengan nama Matsushita Electronic Corporation (MEC) yang sahamnya 100% dari MEI. MEC ini dibagi dalam tiga group perusahaan yaitu semiconductor Group, Electron Tube Group, dan Lighting Group yang memproduksi lampu dengan PT. PLI sebagai salah satunya. Tingginya jumlah penduduk Indonesia yang kini mencapai 210 juta jiwa serta makin banyaknya desa-desa di Indonesia teraliri listrik, hal itu dilihat oleh Panasonic sebagai pasar potensial. Karenanya tak heran bila perusahaan elektonik raksasa Jepang tersebut, melalui salah satu anak perusahaannya PT. Panasonic Lighting Indonesia (PT. PLI), tertarik untuk menanamkan modalnya di Indonesia dengan membangun pabrik lampu di Pasuruan Jawa Timur
Secara umum, visi perusahaan adalah agar dapat menyumbang dan memperbaiki perekonomian dunia dan kesejahteraan sosial seluruh dunia. Target perusahaan saat ini adalah menjadi Perusahaan industri elektronik dengan Green Innovation nomor satu di tahun 2018. Misi/tujuan pendirian PT. Panasonic Lighting Indonesia adalah sebagai berikut: 
Agar dapat membantu memajukan perekonomian Negara Indonesia juga berupaya meningkatkan                  perekonomian sosial rakyat Indonesia dengan memajukan bangsa-bangsa lain yang ada di dunia. 
Memberikan kecukupan dalam dunia kelistrikan dan memberikan penerangan kepada seluruh rakyat di          dunia. 
Agar dapat mengikuti perkembangan teknologi tinggi dunia yang terus berkembang seperti dalam sifat            khususnya, mutu, harga, pengiriman dll. 
Berusaha ingin mempersembahkan barang produksi yang baik dari segala segi kepada pembeli dengan         cara melakukan pemeriksaan pasar, mengadakan pameran dan mencari informasi serta membangun               pabrik diluar negeri untuk menjaga harga.
Guna membantu perkembangan ekonomi lokal, PT Panasonic Gobel Indonesia memberikan sumbangan berupa pompa air dan lampu hemat energi untuk warga Desa Kahrikil, Bogor, Jawa Barat.“Selama lebih dari 50 tahun berbisnis di Indonesia, Panasonic berkomitmen membantu pemerintah lokal mengatasi kesulitan air bersih, untuk itu perusahaan berinisiatif membangun desa yang ramah lingkungan dan hemat energi. Kami berharap bantuan pompa air dan lampu hemat energi ini dapat bermanfaat untuk mewujudkan kehidupan yang lebih baik bagi warga desa,” ujar

TOKOH EKONOMI

Ibnu Qayyim Al-Jawziyyah


             Nama beliau ialah Shams al-Din Abu Abdillah Muhammad  Bin Abi Bakr Bin Ayyub bin Sa’ad yang terkenal dengan nama Ibn Qayyim al-Jawziyyah. Ibn Qayyim dilahirkan pada 7 Safar 691H/ 9 Januari 1292M di kampong Zara’ dari perkampungan Haura, sebelah tenggara Damsyik ( Damaskus ) dan meninggal dunia pada tempat yang sama pada tahun 751H/1350M. Beliau dibesarkan dalam keluarga yang mementingkan dan mencintai ilmu pengetahuan. Ayahnya adalah guru pertama Ibn Qayyim yang telah mengajarkan kepadanya ilmu-ilmu asas Islam termasuk ilmu al-fara’id. Beliau telah menuntut belbagai bidang pengajian dengan beberapa orang ulama’ terkenal pada waktu berkenaan. Antara bidang pengajian yang dipelajari daripada mereka ialah tafsir al Qur’an, hadith, usul al-fiqh dan fiqh. Kesungguhan dan ketekunan Ibn Qayyim mempelajari ilmu dalam belbagai bidang akhirnya menjadikan beliau terkenal sebagai seorang tokoh dalam bidang fiqh, usul al-fiqh, tafsir, bahasa Arab, ilmu kalam dan hadis. Malah menurut Ibn `Imad, Ibn Qayyim adalah seorang yang alim dalam bidang tasawuf.Ibn Qayyim sangat terkenal sebagai seorang tokoh ilmuwan pada zamannya dan dapat mengusai belbagai bidang ilmu. Beliau adalah salah seorang faqih yang mempunyai autoriti dalam Mazhab Hanbali. Beliau juga mempunyai personaliti dan peribadi yang baik yang amat sukar ditandingi oleh orang lain yang semasa dengannya. Ibn Kathir (m. 774H/1373M), salah seorang anak muridnya pernah menyatakan bahawa Ibn Qayyim adalah seorang yang kuat beribadah dan peribadi yang disukai oleh orang ramai pada waktu itu. Beliau menulis:
“Aku tidak pernah melihat pada zaman kami ini, orang yang kuat beribadat seperti Ibn Qayyim. Apabila sembahyang, sembahyangnya begitu lama. Beliau memanjang ruku`nya dan juga sujudnya”.
Selaku seorang ulama’ yang terkenal, Ibn Qayyim telah didampingi oleh banyak orang yang berguru dan mempelajari belbagai bidang ilmu dengannya. Antara anak-anak muridnya yang masyhur ialah Ibn Kathir tokoh dalam ilmu hadis dan sejarah, Zayn al-Din Ibn Rajab al- Hanbali (m. 795H/1397M) seorang tokoh dalam Mazhab Hanbali dan Ibn Hajar al-`Asqalani (m. 852H/1449M) seorang tokoh hadis yang tidak asing lagi.Ibnu Qayyim selalu menyertai ibnu taimiyyah sejak masih kecil sehingga lulus darinya dengan menguasai berbagai ilmu. Ia juga menempuh gurunya dalam berfatwa, mengajar dan mengarang. Ibnu Qayyim menonjol diantara kawan – kawannya, lebih banyak ilmunya, lebih kuat argumennya, lebih mengena dalam penjelasaannya dan lebih fasid dalam beredialog. Hal inilah yang mendukung dirinya banyak mengarang karyanya dalam disiplin ilmu. Sehingga ia menyeru ke semua pihak dengan panah kebenaran, ia juga juga mengalami apa yang dialami gurunya yaitu di fitnah dan dimusuhi serta bolak balik masuk penjara, serta banyak menanggung derita dalam mengemban ilmu.
Pemikiran Ekonomi Ibnu Qayyim
      Terdapat lima perkara utama pemikiran Ibn Qayyim dalam ekonomi yaitu:

Rabu, 02 April 2014

Ekonomi Indonesia

Ekonomi Indonesia



Indonesia memiliki ekonomi berbasis-pasar di mana pemerintah memainkan peranan penting. Pemerintah memiliki lebih dari 164 BUMN dan menetapkan harga beberapa barang pokok, termasuk bahan bakarberas, dan listrik. Setelah krisis finansial Asia yang dimulai pada pertengahan 1997, pemerintah menjaga banyak porsi dari aset sektor swasta melalui pengambilalihan pinjaman bank tak berjalandan asset perusahaan melalui proses penstrukturan hutang.
Indonesia adalah sebuah negara yang memiliki potensi ekonomi tinggi; potensi yang mulai diperhatikan duniainternasional. Indonesia - negara dengan ekonomi paling besar di Asia Tenggara - sering disebut sebagaicalon layak untuk menjadi salah satu anggota negara-negara BRIC (Brasilia, Rusia, India dan Cina) karena ekonominya dengan cepat menunjukkan tanda-tanda perkembangan yang sama dengan anggota lain tersebut. Belakangan ini sebuah kelompok baru sempat menuntut perhatian. Kelompok ini terdiri dari negara-negara berkembang yang ditandai dengan ekonomi menjanjikan yang beragam, sistem keuangan yang cukup canggih dan jumlah penduduk yang tumbuh dengan cepat. Kelompok ini dikenal dengan akronim CIVETS (Kolombia, Indonesia, Vietnam, Mesir, Turki dan Afrika Selatan) dan - kalau ditambah - angka total Produk Domestik Bruto (PDB) anggota-anggota CIVETS ini diperkirakan senilai separuh PDB global pada tahun 2020.
Contoh lain yang menggambarkan pengakuan internasional akan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang kuatadalah kenaikan peringkat dari lembaga pemeringkat kredit internasional seperti Fitch Ratings, Moody's danStandard & Poor's. Pertumbuhan ekonomi yang tangguh, utang pemerintah yang rendah dan manajemenfiskal yang bijaksana dijadikan alasan untuk kenaikan penilaian tersebut. Hal itu juga merupakan kunci dalam masuknya arus modal keuangan yang berupa dana asing ke Indonesia: baik aliran portofolio maupun investasi asing langsung (FDI) yang meningkat secara signifikan. Arus masuk FDI, yang sebelumnya relatif lemah dan mengguncang fondasi negara selama satu dasawarsa setelah Krisis Keuangan Asia, menunjukkanpeningkatan tajam setelah krisis keuangan global 2008-2009.

• Sumber daya alam/komoditas yang beragam dan melimpah
• Populasi generasi muda, besar dan sedang berkembang
• Stabilitas politik (yang relatif)
• Pengelolaan manajemen fiskal yang bijaksana sejak akhir tahun 1990-an
• Lokasi yang strategis terhadap perekonomian raksasa Cina dan India
• Upah tenaga kerja yang rendah

Dengan begitu, Indonesia sebagai ekonomi di mana peranan badan usaha milik negara (BUMN) dan kelompok usaha swasta sangat besar, menunjukkan adanya tanda positif untuk awal periode perkembangan ekonomi yang penting. Namun, juga perlu disebutkan bahwa Indonesia adalah negara yang kompleks dan berisi risiko tertentu untuk investasi serta mengalami kesulitan dalam rangka dinamika yang unik. Agar sadar akan risikoyang terlibat dalam investasi, kami sarankan Anda untuk membaca bagian Risiko Berinvestasi di Indonesiaserta mengikuti berita terbaru perkembangan politik, sosial dan ekonomi melalui bagian BeritaBisnis danKeuangan.

Daftar Referensi :